Jakarta, PAUD dan Dikmas. “Program Darmasiswa bagus untuk
perekat dan pesatuan dunia”, ujar Sekertaris Jenderal Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan (Sekjen Kemdikbud) Didi Suhardi, saat membuka orientasi ratusan
peserta beasiswa Darmasiswa tahun ajaran 2016/2017 di Hotel Grand Sahid. Selasa
(30/8)
Sejalan dengan pernyataan Sekjen Kemdikbud, Direktur Diplomasi Publik
Kementrian Luar Negeri (Kemlu) Al Busyra Basnur juga menyampaikan pandangannya
mengenai Darma Siswa, sebuah program beasiswa Kemdikbud yang diberikan
Pemerintah Republik Indonesia pada Mahasiswa asing dari negara-negara sahabat.
Menurutnya Masyarakat sangat familier dan memiliki rasa memiliki
sehingga interaksi masyarakat dengan program Darmasiswa, menumbuhkan rasa
saling memahami, Darmasiswa juga dirancang untuk memperkuat hubungan budaya dan
pengertian antar negara-negara yang berpartisipasi.
Darmasiswa merupakan program yang memberikan kebebasan kepada para
mahasiswa asing untuk memilih 45 universitas yang tersebar di seluruh
Indoenesia, guna mempelajari bahasa Indonesia, kesenian, musik dan budaya
Indonesia.
Program yang bermula pada tahun 1974 pada awalnya masih terbatas pada
negara-negara ASEAN saja, kemudian ditahun 1976 hingga Australia, Kanada,
Perancis, Mexico, Jerman, Hongaria, Jepang, Belanda, Norwegia, Polandia, Swedia
dan Amerika Serikat. Baru ditahun 1990 cakupan Darmasiswa semakin meluas ke
semua negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia. (MHF, Tim
Warta/KS)



0 komentar:
Posting Komentar