Upacara Hari
Kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, 17 Agustus
2016, didahului dengan prosesi arak-arakan bendera pusaka.
Berdasarkan informasi
Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Negara, prosesi arak-arakan bendera
pusaka dimulai dari Monumen Nasional, yakni sekitar pukul 08.10 WIB.
Arak-arakan diawali
dengan penyerahan bendera dan naskah proklamasi dari Kepala Sekretariat
Presiden kepada Ajudan Presiden. Arak-arakan bendera pusaka lalu sampai ke
pelataran Istana Merdeka pukul 08.35 WIB.
Pukul 09.57 WIB,
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara
Iriana serta Wakil Presiden Jusuf Kalla dan istri,
Mufidah Kalla memasuki tempat upacara. Mereka menempati tempat duduk di
panggung kehormatan.
Seiring dengan itu,
pesawat tempur F-16 dan Sukhoi melintas di atas Istana. Paduan suara dari
Orkestra Gita Bahana Nusantara juga melantunkan sejumlah lagu.
Setelah itu, Komandan
Upacara memberikan laporan kepada Presiden Jokowi selaku Inspektur Upacara bawa
upacara siap dimulai. Tepat pukul 10.00 WIB, peringatan detik-detik proklamasi
dirayakan. Tembakan meriam sebanyak 17 kali disertai sirine, bedug masjid serta
lonceng gereja dibunyikan.
Upacara hari
kemerdekaan RI kemudian dilanjutkan dengan pembacaan naskah proklamasi oleh
Ketua DPD RI Irman Gusman kemudian melaksanakan mengheningkan cipta. Upacara
kemudian memasuki sesi pengibaran bendera pada pukul 10.14 WIB.
Tepat pukul 10.22 WIB,
pengibaran bendera rencananya dilaksanakan. Presiden, Ibu Negara serta
jajarannya meninggalkan kompleks upacara sekitar pukul 11.00 WIB.



0 komentar:
Posting Komentar